Lima Tips Merawat dan Menjaga Buah Hati Baru Lahir dengan Tepat

Halo, Sekarang saya mau ulas mengenai Lima Tips Merawat dan Menjaga Buah Hati Baru Lahir dengan Tepat. Bisa jadi informasi atau artikel ini dapat menjadi rujukan atau artikel yang bagus untuk Kamu. Selamat membaca.

Beberapa besar Ibu yang baru melahirkan terutamanya buah hati pertama mungkin masih bingung dengan cara merawat Anak. Perlu dikenal, sistem merawat Buah Hati agar pertumbuhan dan perkembangannya terjaga membutuhkan perawatan yang sedikit berbeda. Bayi cenderung sensitif dengan perubahan lingkungan sekitar, termasuk udara, suhu dan lain sebagainya, termasuk paparan. Selain itu, kebutuhan nutrisi Bayi juga berbeda, dalam hal jumlah serta frekuensi pemberiannya.
Berapa kali sehari, sih, Bayi harus dimandikan? Kenapa pula bokongnya kerap berwarna merah? Perlukah kita membersihkan lidah si kecil? Nah, simak jawaban ahli mengenai pertanyaan yang kerap Anda lontarkan.

Menjadi orangtua memang menyenangkan. Sayangnya, untuk anda ibu baru yang belum mempunyai pengalaman, aktivitas mengurus buah hati akan dapat cukup merepotkan dan membuat anda panik. Akan namun, sebagai bapak dan ibu yang mempunyai Si Kecil baru lahir anda dituntut untuk yidak menjalankan kekeliruan sedikit saja.

Merawat Bayi baru lahir identik dengan kelelahan sepanjang hari. Tak jarang, banyak orang tua dilanda tekanan berlebih. Terutamanya apabila baru memiliki buah hati yang pertama. Berikut tips untuk orang tua dalam merawat Anak dari mempersiapkan diri sendiri dan dalam merawat Bayi:

– Menjaga suasana Fisik
Walaupun merawat Buah Hati baru lahir sering dihubungkan dengan kuranga tidur, hindarilah mengkonsumsi kafein atau makanan pengusir rasa kantuk lainnya. Tetaplah konsumsi makanan sehat, mencukupi kebutuhan air harian, dan pastikan selalu menghirup udara segar.

Supaya situasi konsisten bugar, tidurlah berbarengan dengan waktu tidur buah hati Anda. Mintalah pasangan untuk menggantikan posisi Anda ketika malam hari juga dapat dikerjakan. Selain itu, pastikan untuk sesekali mengajak Buah Hati untuk menikmati hal-hal yang menjadi minat Anda. Kultur sehari-hari yang baik jika diterapkan dapat membuat Anda lebih berenergi dikala merawat Bayi.

– Tunda dahulu pekerjaan lain
Jangan terlalu memaksakan diri untuk menjaga hal-hal yang awam dilakukan sebelum kelahiran buah hati Anda. Membersihkan seisi rumah dan mencuci pakaian bisa ditunda dahulu supaya tak terlalu lelah ketika merawat Si Kecil baru lahir.

Anda juga bisa menghemat energi dengan mengurangi kegiatan yang biasanya membutuhkan waktu lama, seperti memasak. Kalau sebelum ada si Kecil Anda terbiasa menyiapkan makan malam yang sempurna, karenanya sekarang cukup memberi tahu makanan yang mudah diolah. Tentu saja, bukan berarti Anda mengenyampingkan nilai gizi di dalamnya.

– Rawat kebersihan dan keselamatan anak
Jagalah kebersihan tangan saat hendak mengontrol atau menggendong Si Kecil yang baru lahir. Cucilah tangan dulu sebelum melakukan kontak dengan Buah Hati agar mereka terhindar dari serangan kuman. Berhati-hatilah ketika menggendong Buah Hati yang baru lahir, terlebih observasi pegangan Anda pada komponen kepala dan leher buah hati.

Jangan pernah menguncang-guncang Bayi dikala membangunkan mereka karena bisa menyebabkan pendarahan di otak. Batasi juga tahapan permainan kita bersama Si Kecil. Jangan lakukan lempar tangkap atau menggoyang-goyang Bayi di lutut karena hal itu membahayakan.

– Kenali keperluan minum susu Anak
Saat memberikan Bayi ASI ataupun susu formula, berikan dalam porsi cukup. Tanyakan pada bidan atau dokter yang membantu pelaksanaan kelahiran, seberapa banyak jumlah Asi/susu yang perlu dikasih tiap kali minum dan tiap-tiap berapa jam Buah Hati perlu diminumkan. Karena pemberian jumlah minum dan frekuesi minum pada tiap Si Kecil berbeda karena bergantung pada berat badan Anak (cocok keperluan). Kekurangan minum akan bisa menyebabkan berat Buah Hati turun, sebaliknya kelebihan minum bisa menyebabkan Buah Hati muntah sampai akhiirnya tersedak. Apabila tersedak, maka akan masuk ke saluran nafas sampai paru-paru dan bisa menyebabkan Bayi menjadi kebiruan dan meninggal.

– Jaga Anak dari situasi demam
Demam tak jarang terjadi pada Anak dan si kecil, para Ibu perlu seketika menangani demam yang terjadi pada buah hati sebab beberapa besar demam pada Bayi dan anak dapat membuat anak menjadi kejang. Kalau terjadi kejang, hal ini mempengaruhi kelistrikan dari syaraf-syaraf serta bisa merusak saraf. Oleh karenanaya akibat kejang kedepannya bisa menghalangi perkembangan otak buah hati, atau dampak segera ketika terjadi kejang dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran.

– Rawat tali pusat
Pada saat Buah Hati sesudah lahir, lazimnya bidan atau dokter telah mengikat tali sentra yang menempel ditubuh Bayi. Tali sentra ini akan terjatuh seiring bertambahnya hari asalkan tali sentra terawat baik dan kering. Ketika dirumah, jangan menaruh bermacam-macam ragam zat umpamanya bedak pada tali pusat. Hal ini akan menyebabkan infeksi dan demam pada bayi. Rawatlah kebersihan tali sentra dan biarkan mengering maka tali pusat akan jatuh atau terlepas dengan sendirinya.

– Mengganti popok
Salah satu perawatan buah hati baru lahir yang dianggap susah ialah memasang popok. Anda mungkin akan mengganti popok sampai 10 kali dalam sehari. Hal ini tergantung dengan asupan yang diterima bayi. Umumnya, buah hati yang terpaksa diberikan susu formula sejak lahir memiliki frekuensi kencing lebih tinggi diperbandingkan bayi yang dikasih ASI.

Sementara itu mengenai membuang air besar, bayi melakukannya pertama kali sesudah sehari atau dua hari kelahirannya. Adapun kotoran bayi baru lahir yang bagus berupa mekonium berwarna hitam. Mekonium sendiri terdiri dari lendir, cairan ketuban, dan segala sesuatu yang ditelan bayi ketika berada di dalam bayi dalam kandungan.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan sesuai yang Anda harapkan yaitu seperti judul artikel ini: Lima Tips Merawat dan Menjaga Buah Hati Baru Lahir dengan Tepat. Baca juga artikel lain dibawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *