Bagaimana Metode Merawat Bayi Baru Lahir?

Hei, Sekarang saya akan memberitahu tentang Bagaimana Metode Merawat Bayi Baru Lahir?. Sekiranya informasi atau artikel ini mampu menjadi rujukan atau artikel yang bagus untuk Kamu. Selamat membaca.

Sebagian besar Ibu yang baru melahirkan terutama si kecil pertama mungkin masih bingung dengan cara merawat Bayi. Perlu dikenal, metode merawat Bayi agar pertumbuhan dan perkembangannya terjaga memerlukan perawatan yang sedikit berbeda. Si Kecil cenderung peka dengan perubahan lingkungan sekitar, termasuk udara, suhu dan lain sebagainya, termasuk paparan. Kecuali itu, kebutuhan gizi Anak juga berbeda, dalam hal jumlah serta frekuensi pemberiannya.
Berapa kali sehari, sih, Si Kecil harus dimandikan? Kenapa pula bokongnya kerap berwarna merah? Perlukah kita membersihkan lidah si kecil? Nah, simak jawaban ahli mengenai pertanyaan yang kerap Anda lontarkan.

Menjadi ayah dan bunda memang menyenangkan. Sayangnya, untuk anda ibu baru yang belum memiliki pengalaman, aktivitas mengurus anak akan bisa cukup merepotkan dan membikin anda panik. Akan namun, sebagai orangtua yang memiliki Anak baru lahir anda dituntut untuk yidak melakukan kesalahan sedikit saja.

Merawat Si Kecil baru lahir identik dengan kelelahan sepanjang hari. Tidak jarang, banyak orang tua dilanda tekanan berlebih. Khususnya jikalau baru mempunyai si kecil yang pertama. Berikut kiat untuk orang tua dalam merawat Anak dari mempersiapkan diri sendiri dan dalam merawat Buah Hati:

– Menjaga suasana Fisik
Padahal merawat Anak baru lahir tak jarang dihubungkan dengan kuranga tidur, hindarilah mengkonsumsi kafein atau makanan pengusir rasa kantuk lainnya. Tetaplah konsumsi makanan sehat, mencukupi keperluan air harian, dan pastikan selalu menghirup udara segar.

Supaya situasi tetap bugar, tidurlah berbarengan dengan waktu tidur buah hati Anda. Mintalah pasangan untuk menggantikan posisi Anda ketika malam hari juga dapat dilaksanakan. Kecuali itu, pastikan untuk adakalanya mengajak Bayi untuk menikmati hal-hal yang menjadi minat Anda. Budaya sehari-hari yang baik jika diterapkan bisa membuat Anda lebih berenergi saat merawat Buah Hati.

– Tunda dulu pekerjaan lain
Jangan terlalu memaksakan diri untuk menjaga hal-hal yang umum dilaksanakan sebelum kelahiran buah hati Anda. Membersihkan seisi rumah dan mencuci pakaian dapat ditunda dulu supaya tak terlalu lelah dikala merawat Anak baru lahir.

Anda juga bisa menghemat energi dengan mengurangi kegiatan yang biasanya memerlukan waktu lama, seperti memasak. Jikalau sebelum ada si Kecil Anda terbiasa menyiapkan makan malam yang sempurna, karenanya sekarang cukup menyajikan makanan yang gampang diolah. Tentu saja, bukan berarti Anda mengenyampingkan nilai nutrisi di dalamnya.

– Lihat kebersihan dan kenyamanan si kecil
Jagalah kebersihan tangan ketika hendak mengontrol atau menggendong Bayi yang baru lahir. Cucilah tangan dulu sebelum mengerjakan kontak dengan Anak agar mereka terhindar dari serangan bakteri. Berhati-hatilah ketika menggendong Bayi yang baru lahir, terpenting perhatikan pegangan Anda pada bagian kepala dan leher si kecil.

Jangan pernah menguncang-guncang Buah Hati dikala membangunkan mereka karena bisa menyebabkan pendarahan di otak. Batasi juga jenjang permainan kita bersama Buah Hati. Jangan lakukan lempar tangkap atau menggoyang-goyang Buah Hati di lutut karena hal itu berbahaya.

– Kenali kebutuhan minum susu Anak
Saat memberikan Si Kecil ASI maupun susu formula, berikan dalam porsi cukup. Tanyakan pada bidan atau dokter yang menolong cara kerja kelahiran, seberapa banyak jumlah Asi/susu yang perlu dikasih setiap kali minum dan tiap-tiap berapa jam Buah Hati perlu diminumkan. Sebab pemberian jumlah minum dan frekuesi minum pada setiap Anak berbeda sebab bertumpu pada berat badan Si Kecil (sesuai kebutuhan). Kekurangan minum akan dapat menyebabkan berat Bayi turun, sebaliknya kelebihan minum bisa menyebabkan Buah Hati muntah hingga akhiirnya tersedak. Apabila tersedak, karenanya akan masuk ke saluran nafas sampai paru-paru dan bisa menyebabkan Buah Hati menjadi kebiruan dan meninggal.

– Jaga Buah Hati dari situasi demam
Demam acap kali terjadi pada Si Kecil dan anak, para Ibu perlu lantas menangani demam yang terjadi pada buah hati karena sebagian besar demam pada Anak dan anak dapat membuat buah hati menjadi kejang. Jikalau terjadi kejang, hal ini memberi pengaruh kelistrikan dari syaraf-saraf serta dapat merusak saraf. Oleh karenanaya imbas kejang kedepannya bisa menghalangi perkembangan otak buah hati, atau pengaruh langsung saat terjadi kejang bisa mengakibatkan hilangnya kesadaran.

– Rawat tali sentra
Pada saat Buah Hati setelah lahir, umumnya bidan atau dokter telah mengikat tali sentra yang melekat ditubuh Anak. Tali pusat ini akan terjatuh seiring bertambahnya hari asalkan tali sentra terawat baik dan kering. Dikala dirumah, jangan menaruh berjenis-jenis tipe zat misalnya bedak pada tali sentra. Hal ini akan menyebabkan infeksi dan demam pada anak. Rawatlah kebersihan tali sentra dan biarkan mengering karenanya tali sentra akan jatuh atau terlepas dengan sendirinya.

– Mengganti popok
Salah satu perawatan anak baru lahir yang dianggap susah adalah memasang popok. Anda mungkin akan mengganti popok sampai 10 kali dalam sehari. Hal ini tergantung dengan asupan yang diterima anak. Biasanya, si kecil yang terpaksa dikasih susu formula semenjak lahir mempunyai frekuensi kencing lebih tinggi diperbandingkan bayi yang diberi ASI.

Sementara itu mengenai buang air besar, anak melaksanakannya pertama kali sesudah sehari atau dua hari kelahirannya. Adapun kotoran bayi baru lahir yang bagus berupa mekonium berwarna hitam. Mekonium sendiri terdiri dari lendir, cairan ketuban, dan segala sesuatu yang ditelan anak saat berada di dalam janin.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan sesuai yang Anda harapkan yaitu seperti judul artikel ini: Bagaimana Metode Merawat Bayi Baru Lahir?. Baca juga artikel lain dibawah ini.

Recommended For You

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *